Minggu, 04 Mei 2014

BAli Mandara Green Province



Bali Mandara Green Province

  • Bali Green Province adalah komitmen Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali, swasta, LSM, Perguruan Tinggi, sekolah, Desa Pekraman dan seluruh komponen masyarakat Bali, dengan segala daya dan upaya untuk mewujudkan Bali yang bersih, sehat, nyaman, lestari dan indah bagi generasi kini dan akan datang menuju tercapainya Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera (Bali Mandara).


  • Provinsi Bali memiliki luas wilayah ± 5.636,66 km2 atau 0,29% dari luas daratan Indonesia. Jumlah penduduk daerah Bali 3.409.845 jiwa (tahun 2008) dengan tingkat pertumbuhan 1,80% per tahun. Bali memiliki keterbatasan yang nyata terhadap ketersediaan sumber daya alam, akan tetapi memiliki kekhasan budaya daerah dan jasa lingkungan alam yang merupakan potensi dan andalan sebagai modal dasar pembangunan.


  • Prioritas pembangunan Daerah Bali diarahkan pada pembangunan ekonomi, meliputi bidang pertanian dalam arti luas, pariwisata, dan industri kerajinan. Oleh karena itu, pembangunan daerah digerakkan melalui 2 (dua) basis utama, yaitu sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mempunyai kreativitas dan ketekunan yang cukup tinggi.

  • Pembangunan Daerah Bali berlandaskan pada kebudayaan yang dijiwai oleh Agama Hindu dengan filosofi Tri Hita Karana, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelestarian budaya, dan lingkungan hidup, guna menuju masyarakat yang maju, aman, damai dan sejahtera (Bali Mandara). Bali Green Province telah dicanangkan oleh Gubernur Bali pada tanggal 22 Pebruari 2010 bertepatan dengan pembukaan Konferensi UNEP ke-11 di Nusa Dua. Dan pada tanggal 20 Juli 2010 telah dilaksanakan workshop dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat, ada 3 (tiga) membahas peta jalan (road map) menuju Bali Green Province,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar